/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

Minggu, 04 Juni 2017



PASAR DALAM PEREKONOMIAN
(RANGKUMAN KUSAI)

Ketika udara dingin menyeran kota bandung, harga  hot lemon tea di swalayan-swalayan di bandung meningkat. Ketika udara panas terjadi dikota bandung Lemon tea dingin meningkat harganya. Apakah persamaan dari dua peristiwa ekonomi ini? Peristiwa – peristiwa  ekonomi tersebut memperlihatkan bekerjanya penawaran dan permintaan.
Permintaan dan penawara adalah dua kata yang paling sering digunakan oleh ekonom—dan dengan alasan yang tepat.   Permintaan dan penawaran adalah kekuatan-kekuatan yang perekonomian pasar bekerja. Keduanya menentukan jumlah/kuatitas setiap barang yang di produksi dan harga ketika barang tersebut  terjual/dijual. Jika anda ingin mengetahuai bagai mana setiap peristiwa atau kebijakan  akan mempengaruhi perekonomian, terlebih dahulu anda harus memikirkan pengaruh keduanya terhadap penawaran dan permintaan.
Bagian ini akan menjelaskan teori penawaran dan permintaan. Di dalam pembahasannya kita akan melihat bagaimana pembeli dan penjual berprilaku, dan bagaimana keduanya berinteraksi satu sama lainnya. Juga akan menjelaskan/memperlihatkan bagaimana penawaran dan permintaan menentukan harga disebuah perekonomian pasar dan selanjutnya bagaimana harga mengalokasikan sumber-sumberdaya ekonomi yang langka.
·         Mempelajari apa yang dimaksud dengan pasar (market)?
·         Mempelajari apa yang dimaksud dengan Pasar kompetitif/persaingan sempurna?
·         Meneliti factor-faktor penentu permintaan/pembelian barang/jasa dalam pasar kompetitif?
·         Meneliti factor penentu penawaran barang/jasa  dalam pasar kompetitif?
·         Menelaah bagaimana penawaran dan permintaan secara bersama-sama menentukan harga dan      kuantitas barang yang dijual/
Mempertimbangkan peranan kunci harga dalam pengalokasian sumberdaya langa dalam perekonomian pasar.
Istilah penawaran ( supply) dan permintaan ( demand0 menunjuk pada prilaku orang ketika mereka berinteraksi satu sama lain di sebuah pasar. 1).Pasar (market ) adalah  sekumpulan pembeli dan sekumpulan penjual dari sebuah barang/jasa tertentu.(N.G. Makiiw, pengantar ekonomi I, hal 75). Para pembeli sebagai sebuah kelompok menetukan permintaan terhadap produk, dan penjual sebagai kelompok menentukan penawaran terhadap produk.  Sebelum membahas bagaimana pembeli dan penjual berprilaku, pertama-tama mari kita  melihat lebih jauh apa yang kita maksud dengan “pasar” dan berbagai jenis pasar yang kita temukan dalam perekonomian.

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (KOMPETITIF)
Bentuk pasar , ada pasar yang terorganisir dengan sangat rapi, seperti pasar Jakarta fair. Dalam pasar-pasar itu, pembeli dan penjual bertemu pada waktu dan tempat tertentu, disertai seorang juru lelang yang membantu menawarkan harga dan mengatur penjualan. Ada pula bentuk pasar yang tidak terorganisir, sebagai contoh lihatlah pasar es krim kota kita. Setiap pembeli es krim tidak bertemu secara bersamaan pada waktu dan tempat tertentu. Penjual es krimpun berada pada lokasi yang berbeda dan menawarkan produk es krim yang tidak begitu berbeda. Setiap penjual menetapkan harga es krim, dan masing-masing pembeli menetapkan berapa banyak es krim yang akan dibelinya, begitulah keadaan setiap took es krim pada pasar tidak terorganisir.
Meskipun tidak terorganisir, kelompok pembeli es krim dan kelompok penjual es krim membentuk sebuah ‘Pasar’. Setia pembeli mengetahui  bahwa terdapat banyak  swalayan – swalayan / penjual  es krim  yang dapat menjadi pilihannya, dan  setiap swalayan/penjual es krim mengetahui bahwa produknya serupa dengan yang ditawarkan swalayan lain. Harga  dan jumlah  es krim yang terjual tidak ditentukan oleh seorang pembeli atau seorang penjual saja. Harga serta jumlah yang terjual tersebut ditentukan oleh seluruh pembeli dan seluruh penjual ketika mereka bertransaksi di pasar. Pasar eskrim dalam perekonomian disebut persaingan sempurna/kompetitif.
2)Pasar persaingan sempurna (competitive market) adalah pasar yangterdiri atas banyak sekali pembeli, dan banyak sekali penjual sehingga pengaruh masing-masing terhadap harga pasar sedemikian kecilnya sehingga dapat diabaikan. Setiap penjual es krim memiliki control yang sangat terbatas terhadap harga karena penjual lainya menawarkan produk yang sama. Seorang penjual hampir tidak memiliki alasan untuk menetapkan harga lebih rendah dibanding harga yang sedang berlaku, dan jika ia menetukan harga lebih tinggi, maka para pembeli akam membelinya ditempat lain. Begitu pila halnya, tidak seorang pun pembeli es krim yang dapat mempengaruhi harga es klrim karena setiap pembeli membeli dalam jumlah yang sangat sedikit.
Dalam bahasan ini kita akan melihat bagaimana para pembeli dan penjual saling berinteraksi dalam pasar persaingan sempurna. Kita akan melihat bagaimana kekuatan – kekuatan penawaran dan permintaan menentukan jumlah maupun harga barang yang dijual.



PERBEDAAN  PASAR PERSAINGAN SEMPURNA DAN TIDAK SEMPURNA
Pasar persaingan sempurna dibentuk oleh dua karakter utama yaitu ; (1). Barang-barang/jasa yang sedang ditawarkan semuanya sama/homogeny, dan (2). Pembeli dan penjual sedemikian banyak dan bersaing secara agresif. Kedua belah pihak  tidak bias mempengaruhi harga sehingga kedua belah pihak disebut Price taker/penerima harga/harga sesuatu yang given.(font Calibri)
Di dunia nyata pasar persaingan sempurna mat banyak , seperti pasar beras, terdapat ribuan petani yang menjual gabah  serta juataan konsumen yang menggunaka beras. Karena tidak seorang pembeli atau penjual yang dapat mempengaruhi harga beras, maka masing-masing pihak penjual dan pembeli menerima harga sebagai sesuatu yang given. Namun beberapa pasar barang dan jasa dan jasa tidak selau bersifat persaingan sempurna (font times new roman)
Beberapa pasar ada yang hanya memiliki seorang penjual, dan penjual yang satu-satunya, tidak ada persaingan sama sekali. inilah yang menetapkan harga. Penjual seperti itu dinamakan seorang monopoli (monopoly) atau pasar persaingan tidak sempurna. Sebagai contoh, Masyarakat di Negara kita hanya memeiliki satu perusahaan air bersih tempat masyarakat membeli air bersih untuk keperluan mandi, cuci dan sebagainya. Dan ada kalanya pasar yang mempunyai sedikit penjual ( dua atau tiga), dan para penjual barang / jasa itu tidak selalu bersaing secara agresif/ bahkan mungkin menghindari persaingan agar masing-masing sama-sama mempertahankan harga tinggi.. Maka jenis pasar seperti ini dinamakan pasar persaingan tidak sempurna Oligopoli (oligopoly market). Sebagai contoh, Perusahaan Penerbangan, dll.
Selanjutnya ada beberapa pasar berisi banayak penjual yang menawarkan produk – produk yang perbedaanya sangat sedikit/diferensiasi/differentiation. Karena produk-produknya tidak sama/diferensiasi/sedikit berbeda, maka masing-masing penjual sesuai dengan keilmuanya dapat sedikit kemampuan menetapkan harga produknya yang berbeda juga. Pasar semacam ini dinamakan Pasar persaingan monopolistik / monopolistically competitive market. Contoh untuk pasar jenis ini adalah industry sepeda motor, industry hand phon seluler dan mobil. Masing-masing para penjual jenis-jenis produk sepeda motor merek Honda, memiliki harga sendiri – sendiri.
Dengan mengesampingkan keberagaman jenis pasar yang kita temui di dunia nyata(ceteris paribus), Maka  kita hanya akan membahas  jenis pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan sempurna paling mudah dianalisis, dan paling ideal untuk perekonomian kerakyatan dan demokrasi. Dan berbaga pelajaran dari teori penawaran dan permintaan dalam pasar persaingan sempurna dapat diterapkan pada jenis pasar yang lebih kompleks.
KUIS Apa yang dimaksud dengan pasar ? dan  Apa artinya jika sebuah pasar bersifat   kompetitif/Persaingan sempurna? dan Bagaimana kekuatan pasar terhadap penawaran dan permintaan? Serta perusahaan membuat keputusan mengenai produksi (jumlah dan harga  produk jual) di pasar kompetitif?



APAKAH PASAR KOMPETITIF ITU?
Sebuah pasar kompetitif ( competitive market), yang terkadan di sebut juga pasar kompetitif/ persaingan  sempurna (perfectly competitive market), memiliki tiga  karakteristik/ciri sebagai berikut :
1.      Di Pasar tersebut  terdapat banyak penjual dan banyak pembeli.
2.      Barang barang /jasa yang ditawarkan para penjual pada umumnya sama/homogeny.
3.      Setiap perusahaan/penjual dapat dengan bebas meninggalkan atau memasuki pasar yang bersangkutan.


PENDAPATAN BISNIS/PERUSAHAAN DI PASAR KOMPETITIF

Setiap perusahaan di pasar kompetitif, sepertihalnya kebanyakan perusahaan dalam suatu perekonomian, yaitu selalu mencoba  memaksimalkan laba, yakni total pendapatan dikurangi total biaya. Sebelum kita mempelajari bagaimana sebuah bisnis/perusahaan mencetal laba, pertama-tama kita perlu mengetahui pendapatan dari suatu bisnis/perusahaan di pasar kompetitif.
Untuk mengetahui pendapatan perusahaan/bisnis di pasar kompetitif, kita ambil saja satu contoh perusahaan yang spesifik, yakni Smit Family Dairy Farm.?perusahaan peternakan yang menghasilkan susu sebanyak Q, dan menjual setiap unitnya dengan harga P, Sebagaai contoh, Jika satu gallon susu di jual seharga $6. Dan  Perusahaan peternakana Smit menjual 1.000 galon susu, maka total pendapatan $6.000, Kerna Perusahaan Peternakan Smit adalah sebagian kecil dibandingkan dengan jumlah penjual (pasar)  susu dunia, maka ia hanya dapat menjadi “penerima harga”, sesuai dengan kondisi pasar. Itu artinya, harga susu sama sekali tidak menggantung pada jumlah produk yang dihasilkan oleh peternakan smith. Sekalipun Smith dapat melipat gandakan produksi susunya, namun harga susu yang berlaku dipasar tidak akan berubah. Dampak kenaikan produksi itu  hanya meningkatkan total pendapatan perusahaan peternakan Smith. Dengan demikian, total pendapatan perusahaan/bisnis di pasar kompetitif berbanding lurus atau proporsional/sebanding/seimbang dengan jumlah produk.

Tabel 14-1 berikut memperlihatkan pendapatan perusahaan peternakan Smith pada pasar persaingan sempurna. Dua kolom pertama menunjukan jumlah produksi/out put yang dihasilkan oleh perusahaan peternakan Smith dan harga yang berlaku dipasar yang menjadi Patoka baginya dalam menjual produk/susu.  Sedangkan kolom ketiga menunjukan total pendapatan perusahaan. Tabel ini mengasumsikan/menseolah-olahkan harga susu yang tengah berlaku adalah $6. Per gallon, sehingga total pendapatan dapat di hitung langsung dengan mengalikan jumlah galon susu  yang dihasilkan dengan $6.
Kita telah mempelajari konsep rata-rata dan  marginal (pada bab terdahulu) serta memanfaatkannya untuk menganalisis biaya. Sekarang juga kita dapat menggunakan kedua guna menganalisis Pendapatan . Untuk menggunakan kedua konsep itu (rata-rata dan marjinal) untuk menganalisis pendapatan perusahaan pada pasar persaingan sempurna, simaklah dua pertanyaan berikut:
1.      Berapa pendapatan yang diterima perusahaan peternakan Smith, produksi susu, dari setiap galon susu yang dihasilkannya?
2.      Berapa banyak pendapatan tambahan/pendapatan marginal yang akan diterima oleh perusahaan, jika ia menaikan produksinya sebanyak satu gallon?
         Dua kolom terahir dalam Tabel 14-1 menjawab kedua pertanyaan ini. Kolom keempat menunjukan Pendapatan rata-rata (average  revenue), yakni total pendapatan (data tersaji pada kolom ketiga) dibagi dengan jumlah produksi/out put (datanya terdapat pada kolom pertama). Pendapatan rata-rata menunjukan seberapa banyak pendapatan yang dapat diterima perusahaan atas setiap unit produksi yang dijualnya. Dalam Tabel 14-1, kita dapat melihat bahwa pendapatan rata-rata adalah $6, yang sama dengan harga satu galon susu. Hal ini mengilustrasikan pelajaran umum yang berlaku tidak hanya bagi perusahaan persaingan sempurna ,tapi jugabagi semua perusahaan lainnya. Total pendapatan adalah harga dikalikan jumlah (PxQ), dan pendapatan rata-rata adalah total pendapatan (PXQ) dibagi Jumlah produksi/kuantitas (Q). Dengan demikian, bagi semua perusahaan, pendapatan rata-rata sam dengan haega yang dijual.
Kolom kelima menunjukan pendapatan marjinal (marginal revenue), yakni perubahan total pendapatan dari penjualan setiap tambahan unit out put. Dalam Tabel 14-1, Pendapatanmarjinal ini adalah $6. Atau sama dengan harga satu gallon susu. Lebih jauh hal ini juga mengilustrasikan suatu pelajaran  yang hanya berlaku bagi perusahaan pada pasar persaingan sempurna. Total pendapatan adalah PXQ, dan P bersifat tetap bagi perusahaan persaingan sempurna. Dengan demikian, Jika Q naik sebanyak satu unit, maka total pendapatan naik sebanyak P dolar. Jadi dapat disimpulkan bahwa bagi perusahaan pada pasar persaingan sempurna, pendapatan marjinal sama dengan harga barang yang dijual.





KUIS Jika sebuah perusahan pada pasar persaingan sempurna menggandakan jumlah produksi(Q) yang dijualnya, Apa yang akan terjadi terhadap harga produk(P) dan pendapatan totalnya (TR) .

Tabel  14-1

Jumlah Produksi
Harga pergalon
Total Pendapatan
Pendapatan rata-rata
Pendapatan Marginal
(Q)
(P)
(TR =  P X Q)
(AR = TR / Q)
(MR=∆TR/∆Q)
1 galon
2 galon
3 galon
4 galon
5 galon
6 galon
7 galon
8 galon
$6.
$6
$6
$6
$6
$6
$6
$6
$6
$12
$18
$24
$30
$36
$42
$48
$6
$6
$6
$6
$6
$6
$6
$6
-
$6
$6
$6
$6
$6
$6
$6





                  Kurva Tabel 14-1
                  PENDAPATAN TOTAL, RATA-RATA DAN MARJINAL  PERUSAHAAN DI PERSAINGAN SEMPURNA






                

Rabu, 03 Agustus 2016

MENGANALISI PASAR PERSAINGAN SEMPURNA

RANGKUMAN (I)
PENGANTAR EKONOMI DAN BISNIS VOCASIONAL KELAS XI
Oleh  : K U S A I  , S.Pd

KEKUATAN PASAR TERHADAP PENAWARAN DAN PERMINTAAN
PASAR DAN PERSAINGAN
Ketika udara dingin menyeran kota bandung, harga  hot lemon tea di swalayan-swalayan di bandung meningkat. Ketika udara panas terjadi dikota bandung Lemon tea dingin meningkat harganya. Apakah persamaan dari dua peristiwa ekonomi ini? Peristiwa – peristiwa  ekonomi tersebut memperlihatkan bekerjanya penawaran dan permintaan.
Permintaan dan penawara adalah dua kata yang paling sering digunakan oleh ekonom—dan dengan alasan yang tepat.   Permintaan dan penawaran adalah kekuatan-kekuatan yang perekonomian pasar bekerja. Keduanya menentukan jumlah/kuatitas setiap barang yang di produksi dan harga ketika barang tersebut  terjual/dijual. Jika anda ingin mengetahuai bagai mana setiap peristiwa atau kebijakan  akan mempengaruhi perekonomian, terlebih dahulu anda harus memikirkan pengaruh keduanya terhadap penawaran dan permintaan.
Bagian ini akan menjelaskan teori penawaran dan permintaan. Di dalam pembahasannya kita akan melihat bagaimana pembeli dan penjual berprilaku, dan bagaimana keduanya berinteraksi satu sama lainnya. Juga akan menjelaskan/memperlihatkan bagaimana penawaran dan permintaan menentukan harga disebuah perekonomian pasar dan selanjutnya bagaimana harga mengalokasikan sumber-sumberdaya ekonomi yang langka.
·         Mempelajari apa yang dimaksud dengan pasar (market)?
·         Mempelajari apa yang dimaksud dengan Pasar kompetitif/persaingan sempurna?
·         Meneliti factor-faktor penentu permintaan/pembelian barang/jasa dalam pasar kompetitif?
·         Meneliti factor penentu penawaran barang/jasa  dalam pasar kompetitif?
·         Menelaah bagaimana penawaran dan permintaan secara bersama-sama menentukan harga dan      kuantitas barang yang dijual/
Mempertimbangkan peranan kunci harga dalam pengalokasian sumberdaya langa dalam perekonomian pasar.
Istilah penawaran ( supply) dan permintaan ( demand0 menunjuk pada prilaku orang ketika mereka berinteraksi satu sama lain di sebuah pasar. 1).Pasar (market ) adalah  sekumpulan pembeli dan sekumpulan penjual dari sebuah barang/jasa tertentu.(N.G. Makiiw, pengantar ekonomi I, hal 75). Para pembeli sebagai sebuah kelompok menetukan permintaan terhadap produk, dan penjual sebagai kelompok menentukan penawaran terhadap produk.  Sebelum membahas bagaimana pembeli dan penjual berprilaku, pertama-tama mari kita  melihat lebih jauh apa yang kita maksud dengan “pasar” dan berbagai jenis pasar yang kita temukan dalam perekonomian.

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (KOMPETITIF)
Bentuk pasar , ada pasar yang terorganisir dengan sangat rapi, seperti pasar Jakarta fair. Dalam pasar-pasar itu, pembeli dan penjual bertemu pada waktu dan tempat tertentu, disertai seorang juru lelang yang membantu menawarkan harga dan mengatur penjualan. Ada pula bentuk pasar yang tidak terorganisir, sebagai contoh lihatlah pasar es krim kota kita. Setiap pembeli es krim tidak bertemu secara bersamaan pada waktu dan tempat tertentu. Penjual es krimpun berada pada lokasi yang berbeda dan menawarkan produk es krim yang tidak begitu berbeda. Setiap penjual menetapkan harga es krim, dan masing-masing pembeli menetapkan berapa banyak es krim yang akan dibelinya, begitulah keadaan setiap took es krim pada pasar tidak terorganisir.
Meskipun tidak terorganisir, kelompok pembeli es krim dan kelompok penjual es krim membentuk sebuah ‘Pasar’. Setia pembeli mengetahui  bahwa terdapat banyak  swalayan – swalayan / penjual  es krim  yang dapat menjadi pilihannya, dan  setiap swalayan/penjual es krim mengetahui bahwa produknya serupa dengan yang ditawarkan swalayan lain. Harga  dan jumlah  es krim yang terjual tidak ditentukan oleh seorang pembeli atau seorang penjual saja. Harga serta jumlah yang terjual tersebut ditentukan oleh seluruh pembeli dan seluruh penjual ketika mereka bertransaksi di pasar. Pasar eskrim dalam perekonomian disebut persaingan sempurna/kompetitif.
2)Pasar persaingan sempurna (competitive market) adalah pasar yangterdiri atas banyak sekali pembeli, dan banyak sekali penjual sehingga pengaruh masing-masing terhadap harga pasar sedemikian kecilnya sehingga dapat diabaikan. Setiap penjual es krim memiliki control yang sangat terbatas terhadap harga karena penjual lainya menawarkan produk yang sama. Seorang penjual hampir tidak memiliki alasan untuk menetapkan harga lebih rendah dibanding harga yang sedang berlaku, dan jika ia menetukan harga lebih tinggi, maka para pembeli akam membelinya ditempat lain. Begitu pila halnya, tidak seorang pun pembeli es krim yang dapat mempengaruhi harga es klrim karena setiap pembeli membeli dalam jumlah yang sangat sedikit.
Dalam bahasan ini kita akan melihat bagaimana para pembeli dan penjual saling berinteraksi dalam pasar persaingan sempurna. Kita akan melihat bagaimana kekuatan – kekuatan penawaran dan permintaan menentukan jumlah maupun harga barang yang dijual.



GAMBARAN PERBEDAAN JENIS PASAR PERSAINGAN SEMPURNA DAN TIDAK SEMPURNA
Pasar persaingan sempurna dibentuk oleh dua karakter utama yaitu ; (1). Barang-barang/jasa yang sedang ditawarkan semuanya sama/homogeny, dan (2). Pembeli dan penjual sedemikian banyak dan bersaing secara agresif. Kedua belah pihak  tidak bias mempengaruhi harga sehingga kedua belah pihak disebut Price taker/penerima harga/harga sesuatu yang given.(font Calibri)
Di dunia nyata pasar persaingan sempurna mat banyak , seperti pasar beras, terdapat ribuan petani yang menjual gabah  serta juataan konsumen yang menggunaka beras. Karena tidak seorang pembeli atau penjual yang dapat mempengaruhi harga beras, maka masing-masing pihak penjual dan pembeli menerima harga sebagai sesuatu yang given. Namun beberapa pasar barang dan jasa dan jasa tidak selau bersifat persaingan sempurna (font times new roman)
Beberapa pasar ada yang hanya memiliki seorang penjual, dan penjual yang satu-satunya, tidak ada persaingan sama sekali. inilah yang menetapkan harga. Penjual seperti itu dinamakan seorang monopoli (monopoly) atau pasar persaingan tidak sempurna. Sebagai contoh, Masyarakat di Negara kita hanya memeiliki satu perusahaan air bersih tempat masyarakat membeli air bersih untuk keperluan mandi, cuci dan sebagainya. Dan ada kalanya pasar yang mempunyai sedikit penjual ( dua atau tiga), dan para penjual barang / jasa itu tidak selalu bersaing secara agresif/ bahkan mungkin menghindari persaingan agar masing-masing sama-sama mempertahankan harga tinggi.. Maka jenis pasar seperti ini dinamakan pasar persaingan tidak sempurna Oligopoli (oligopoly market). Sebagai contoh, Perusahaan Penerbangan, dll.
Selanjutnya ada beberapa pasar berisi banayak penjual yang menawarkan produk – produk yang perbedaanya sangat sedikit/diferensiasi/differentiation. Karena produk-produknya tidak sama/diferensiasi/sedikit berbeda, maka masing-masing penjual sesuai dengan keilmuanya dapat sedikit kemampuan menetapkan harga produknya yang berbeda juga. Pasar semacam ini dinamakan Pasar persaingan monopolistik / monopolistically competitive market. Contoh untuk pasar jenis ini adalah industry sepeda motor, industry hand phon seluler dan mobil. Masing-masing para penjual jenis-jenis produk sepeda motor merek Honda, memiliki harga sendiri – sendiri.
Dengan mengesampingkan keberagaman jenis pasar yang kita temui di dunia nyata(ceteris paribus), Maka  kita hanya akan membahas  jenis pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan sempurna paling mudah dianalisis, dan paling ideal untuk perekonomian kerakyatan dan demokrasi. Dan berbaga pelajaran dari teori penawaran dan permintaan dalam pasar persaingan sempurna dapat diterapkan pada jenis pasar yang lebih kompleks.
KUIS Apa yang dimaksud dengan pasar ? dan  Apa artinya jika sebuah pasar bersifat   kompetitif/Persaingan sempurna? dan Bagaimana kekuatan pasar terhadap penawaran dan permintaan? Serta perusahaan membuat keputusan mengenai produksi (jumlah dan harga  produk jual) di pasar kompetitif?



APAKAH PASAR KOMPETITIF ITU?
Sebuah pasar kompetitif ( competitive market), yang terkadan di sebut juga pasar kompetitif/ persaingan  sempurna (perfectly competitive market), memiliki tiga  karakteristik/ciri sebagai berikut :
1.      Di Pasar tersebut  terdapat banyak penjual dan banyak pembeli.
2.      Barang barang /jasa yang ditawarkan para penjual pada umumnya sama/homogeny.
3.      Setiap perusahaan/penjual dapat dengan bebas meninggalkan atau memasuki pasar yang bersangkutan.
PENDAPATAN BISNIS/PERUSAHAAN DI PASAR KOMPETITIF
Setiap perusahaan di pasar kompetitif, sepertihalnya kebanyakan perusahaan dalam suatu perekonomian, yaitu selalu mencoba  memaksimalkan laba, yakni total pendapatan dikurangi total biaya. Sebelum kita mempelajari bagaimana sebuah bisnis/perusahaan mencetal laba, pertama-tama kita perlu mengetahui pendapatan dari suatu bisnis/perusahaan di pasar kompetitif.
Untuk mengetahui pendapatan perusahaan/bisnis di pasar kompetitif, kita ambil saja satu contoh perusahaan yang spesifik, yakni Smit Family Dairy Farm.?perusahaan peternakan yang menghasilkan susu sebanyak Q, dan menjual setiap unitnya dengan harga P, Sebagaai contoh, Jika satu gallon susu di jual seharga $6. Dan  Perusahaan peternakana Smit menjual 1.000 galon susu, maka total pendapatan $6.000, Kerna Perusahaan Peternakan Smit adalah sebagian kecil dibandingkan dengan jumlah penjual (pasar)  susu dunia, maka ia hanya dapat menjadi “penerima harga”, sesuai dengan kondisi pasar. Itu artinya, harga susu sama sekali tidak menggantung pada jumlah produk yang dihasilkan oleh peternakan smith. Sekalipun Smith dapat melipat gandakan produksi susunya, namun harga susu yang berlaku dipasar tidak akan berubah. Dampak kenaikan produksi itu  hanya meningkatkan total pendapatan perusahaan peternakan Smith. Dengan demikian, total pendapatan perusahaan/bisnis di pasar kompetitif berbanding lurus atau proporsional/sebanding/seimbang dengan jumlah produk.
Tabel 14-1 berikut memperlihatkan pendapatan perusahaan peternakan Smith pada pasar persaingan sempurna. Dua kolom pertama menunjukan jumlah produksi/out put yang dihasilkan oleh perusahaan peternakan Smith dan harga yang berlaku dipasar yang menjadi Patoka baginya dalam menjual produk/susu.  Sedangkan kolom ketiga menunjukan total pendapatan perusahaan. Tabel ini mengasumsikan/menseolah-olahkan harga susu yang tengah berlaku adalah $6. Per gallon, sehingga total pendapatan dapat di hitung langsung dengan mengalikan jumlah galon susu  yang dihasilkan dengan $6.
Kita telah mempelajari konsep rata-rata dan  marginal (pada bab terdahulu) serta memanfaatkannya untuk menganalisis biaya. Sekarang juga kita dapat menggunakan kedua guna menganalisis Pendapatan . Untuk menggunakan kedua konsep itu (rata-rata dan marjinal) untuk menganalisis pendapatan perusahaan pada pasar persaingan sempurna, simaklah dua pertanyaan berikut:
1.      Berapa pendapatan yang diterima perusahaan peternakan Smith, produksi susu, dari setiap galon susu yang dihasilkannya?
2.      Berapa banyak pendapatan tambahan/pendapatan marginal yang akan diterima oleh perusahaan, jika ia menaikan produksinya sebanyak satu gallon?
         Dua kolom terahir dalam Tabel 14-1 menjawab kedua pertanyaan ini. Kolom keempat menunjukan Pendapatan rata-rata (average  revenue), yakni total pendapatan (data tersaji pada kolom ketiga) dibagi dengan jumlah produksi/out put (datanya terdapat pada kolom pertama). Pendapatan rata-rata menunjukan seberapa banyak pendapatan yang dapat diterima perusahaan atas setiap unit produksi yang dijualnya. Dalam Tabel 14-1, kita dapat melihat bahwa pendapatan rata-rata adalah $6, yang sama dengan harga satu galon susu. Hal ini mengilustrasikan pelajaran umum yang berlaku tidak hanya bagi perusahaan persaingan sempurna ,tapi jugabagi semua perusahaan lainnya. Total pendapatan adalah harga dikalikan jumlah (PxQ), dan pendapatan rata-rata adalah total pendapatan (PXQ) dibagi Jumlah produksi/kuantitas (Q). Dengan demikian, bagi semua perusahaan, pendapatan rata-rata sam dengan haega yang dijual.
Kolom kelima menunjukan pendapatan marjinal (marginal revenue), yakni perubahan total pendapatan dari penjualan setiap tambahan unit out put. Dalam Tabel 14-1, Pendapatanmarjinal ini adalah $6. Atau sama dengan harga satu gallon susu. Lebih jauh hal ini juga mengilustrasikan suatu pelajaran  yang hanya berlaku bagi perusahaan pada pasar persaingan sempurna. Total pendapatan adalah PXQ, dan P bersifat tetap bagi perusahaan persaingan sempurna. Dengan demikian, Jika Q naik sebanyak satu unit, maka total pendapatan naik sebanyak P dolar. Jadi dapat disimpulkan bahwa bagi perusahaan pada pasar persaingan sempurna, pendapatan marjinal sama dengan harga barang yang dijual.

KUIS Jika sebuah perusahan pada pasar persaingan sempurna menggandakan jumlah produksi(Q) yang dijualnya, Apa yang akan terjadi terhadap harga produk(P) dan pendapatan totalnya (TR) .
Berikut Tabel dan kurva Pendapatan total, rata-rata, dan marjinal perusahaan susu di pasar persaingan sempurna.



MAKSIMALISASI LABA DAN KURVA PENAWARAN PERUSAHAAN PADA PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Tujuan utama keberadan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna adalah memaksimalkan laba. Kita telah membahas Pendapatan perusahaan dan biaya-biaya yang harus ditanggung oleh perusahaan yang berada dalam pasar persaingan sempurna. Dan sekarang kita akan menelaah bagaimana perusahaan dalam pasar persaingan sempurna memaksimalkan laba dan bagaimana setiap keputusannya mempengaruhi kurva penawaran perusahaan yang ada pada pasar persaingan sempurna. (BERIKUT SEBUAH CONTOH TENTANG MAKSIMALISASI LABA)    ............ pada rangkuman (II)